Visitasi Lapangan BPJPH ke Halal Center Universitas Terbuka dalam rangka Pembentukan Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) UT
Tim Asesor Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) melaksanakan visitasi lapangan ke Halal Center Universitas Terbuka (UT) pada Senin, 27 April 2026. Kunjungan ini merupakan tahapan krusial dalam proses pembentukan Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) UT. Kegiatan ini bertujuan untuk memverifikasi secara faktual kesiapan tata kelola organisasi, kualitas sumber daya manusia, serta kelayakan sarana prasarana pendukung yang dimiliki universitas. Kehadiran LP3H UT diharapkan mampu menjadi motor penggerak utama dalam memberikan pendampingan teknis bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di seluruh Indonesia untuk memperoleh sertifikat halal melalui skema self-declare.
Acara secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UT, Dr. Subekti Nurmawati, M.Si., bersama Ketua Halal Center UT, Athiefah Fauziyyah, S.T.P., M.Si. Dalam sambutannya, pimpinan universitas menegaskan komitmen strategis UT untuk berkontribusi nyata dalam penguatan industri halal nasional melalui integrasi jalur akademis dan pengabdian masyarakat. Sebagai perguruan tinggi yang mengusung sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh, UT memiliki posisi unik untuk menjangkau pelaku usaha di berbagai pelosok daerah yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap informasi dan pendampingan sertifikasi halal.
Rangkaian Agenda Visitasi Lapangan
Proses asesmen lapangan dilakukan secara mendalam oleh tiga asesor ahli dari BPJPH, yaitu Nada Asmara Hanin, S.Si., M.Sc., Nanda Satrio Hutomo, S.E., dan Fatiha Rayhani Putri, M.Sc. Tim asesor melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan dokumen legal, kompetensi para calon pendamping halal, serta meninjau langsung kesiapan ruang operasional Halal Center UT. Penilaian ini difokuskan untuk memastikan bahwa seluruh prosedur operasional standar (SOP) yang disusun oleh UT telah sejalan dengan regulasi Jaminan Produk Halal (JPH) yang berlaku di Indonesia guna menjamin validitas produk yang didampingi nantinya.
Seluruh rangkaian kegiatan visitasi berjalan dengan lancar dan interaktif, di mana tim asesor memberikan apresiasi atas dedikasi dan kesiapan tim internal UT dalam mempersiapkan infrastruktur lembaga. Dengan selesainya tahap visitasi ini, Universitas Terbuka menyatakan optimisme yang tinggi untuk segera mendapatkan izin operasional resmi sebagai LP3H yang andal. Langkah ini diproyeksikan akan memperluas jangkauan layanan penjaminan produk halal secara masif bagi masyarakat luas, sekaligus memperkuat peran strategis UT dalam mendukung target pemerintah menjadikan Indonesia sebagai pusat industri halal dunia.
Mendukung Indonesia Halal 2026
Langkah ini menjadi bukti nyata kontribusi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Terbuka dalam membangun ekosistem produk halal yang inklusif dan terpercaya bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Kembali ke Halaman Utama
