Tiga Dosen FST UT Selesaikan Latihan Dasar Kemiliteran Komponen Cadangan

featured-komcad2026-1200

Tiga Dosen FST UT Selesaikan Latihan Dasar Kemiliteran Komponen Cadangan

9 Oktober 2026 Ditulis oleh: Mahdy Eka Putra
Ilustrasi tiga dosen FST UT berseragam loreng latihan Komponen Cadangan dengan latar peta Indonesia
Ilustrasi Hasan Basri, Mochamad Bagoes Satria Junianto, dan Rizky Lutfi Suprabowo berseragam loreng latihan Komponen Cadangan. Gambar diolah dari foto resmi masing-masing dosen.

TANGERANG SELATAN – Tiga dosen Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Terbuka telah menyelesaikan Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan Kementerian Pertahanan. Mereka adalah Hasan Basri, S.Kom., M.Kom. dan Mochamad Bagoes Satria Junianto, S.Kom., M.Kom. dari Program Studi Sistem Informasi, serta Rizky Lutfi Suprabowo, S.E., M.Si. dari Program Studi Agribisnis.

Pimpinan FST menyambut kabar ini dengan bangga. Keikutsertaan dalam Komponen Cadangan bersifat sukarela, sehingga langkah ketiga dosen ini menunjukkan kesediaan pribadi untuk ikut mengambil bagian dalam pertahanan negara, di samping tugas utama mereka mengajar, meneliti, dan mengabdi kepada masyarakat.

3Dosen FST menyelesaikan Latsarmil Komcad 2026
2Program studi: Sistem Informasi dan Agribisnis
4.000ASN ditargetkan Kemhan menjadi Komcad sepanjang 2026

Profil Tiga Dosen

Hasan Basri, S.Kom., M.Kom.
Komcad ASN 2026

Hasan Basri, S.Kom., M.Kom.

Dosen Program Studi Sistem Informasi

Fakultas Sains dan Teknologi

Mochamad Bagoes Satria Junianto, S.Kom., M.Kom.
Komcad ASN 2026

Mochamad Bagoes Satria Junianto, S.Kom., M.Kom.

Dosen Program Studi Sistem Informasi

Fakultas Sains dan Teknologi

Rizky Lutfi Suprabowo, S.E., M.Si.
Komcad ASN 2026

Rizky Lutfi Suprabowo, S.E., M.Si.

Dosen Program Studi Agribisnis

Fakultas Sains dan Teknologi

Mengenal Komponen Cadangan

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara mendefinisikan Komponen Cadangan sebagai sumber daya nasional yang telah disiapkan untuk dikerahkan melalui mobilisasi guna memperbesar dan memperkuat kekuatan dan kemampuan Komponen Utama, yaitu Tentara Nasional Indonesia. Pelaksanaannya diatur lebih lanjut dalam Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2021.

Dasar Hukum

UU Nomor 23 Tahun 2019 dan PP Nomor 3 Tahun 2021 menjadi landasan pembentukan dan pembinaan Komponen Cadangan.

Sukarela, Bukan Wajib Militer

Kementerian Pertahanan menegaskan program ini bukan wajib militer. ASN mendaftar atas kemauan sendiri dengan izin dari pimpinan instansinya.

Seleksi Berlapis

Calon peserta menjalani pemeriksaan kesehatan, jasmani dan postur, psikologi, serta mental ideologi sebelum mengikuti latihan.

Tetap Berstatus ASN

Peserta tidak kehilangan status ASN. Selesai latihan, mereka kembali bertugas di instansi masing-masing.

Mengapa ASN Dilibatkan?

Indonesia menganut sistem pertahanan yang bersifat semesta, yang melibatkan seluruh warga negara dan sumber daya nasional. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyebut Komponen Cadangan berperan sebagai kekuatan tambahan di tengah ancaman yang semakin kompleks. Bagi ASN sendiri, latihan ini juga ditujukan untuk membentuk karakter dan kedisiplinan, serta meningkatkan etos kerja ketika kembali ke instansi.

Di lingkungan pendidikan tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi memandang bela negara sebagai tanggung jawab seluruh aparatur negara, termasuk insan pendidikan tinggi, sains, dan teknologi. Harapannya, lahir ASN yang unggul secara akademik dan profesional sekaligus siap mendukung pertahanan negara.

Disiplin dan ketangguhan yang ditempa selama latihan adalah bekal yang juga dibutuhkan di ruang kuliah. Semoga pengalaman ini menular menjadi semangat bagi rekan dosen dan mahasiswa FST.

Latsarmil Komcad ASN Tahun 2026

Sepanjang 2026, Kementerian Pertahanan menargetkan 4.000 ASN dari berbagai kementerian dan lembaga menjadi anggota Komponen Cadangan. Latihan digelar dalam dua gelombang. Gelombang I berlangsung pada 22 April hingga 5 Juni 2026, sedangkan Gelombang II dibuka pada 24 Agustus dan ditutup pada 29 September 2026 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan 2.241 peserta. Materinya mencakup dasar-dasar kemiliteran, latihan fisik, serta penguatan nasionalisme dan patriotisme.

Flyer ucapan selamat FST UT untuk tiga dosen yang menyelesaikan Latihan Dasar Kemiliteran Komponen Cadangan
Flyer ucapan selamat dari segenap civitas akademika FST UT. Versi lengkapnya dapat dilihat di Instagram @fst_ut.

Segenap civitas akademika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Terbuka mengucapkan Selamat dan Sukses kepada Hasan Basri, S.Kom., M.Kom., Mochamad Bagoes Satria Junianto, S.Kom., M.Kom., dan Rizky Lutfi Suprabowo, S.E., M.Si. yang telah menyelesaikan Latihan Dasar Kemiliteran Komponen Cadangan. Terima kasih telah memberi teladan disiplin dan semangat bela negara. Selamat kembali mengabdi di kampus.

Sumber informasi program: Kemensetneg, Kemdiktisaintek, Kementerian Pertahanan, dan ANTARA.

Kembali ke Halaman Utama

Bagikan artikel ini:

Pemandu FST

Coba cari

Berita terbaru

    ↑↓ pilih Enter buka CtrlEnter tab baru
    Kontak & bantuan cepat
    Hubungi Kami

    Menu Aksesibilitas

    Aktifkan Mode Suara
    Atur Ukuran Teks
    100%
    Atur Tinggi Baris
    1x
    Spasi Teks
    Rata Tulisan
    Pertebal Huruf
    Sorot Tautan
    Mode Monokrom
    Mode Kontras Terang
    Perbesar Kursor
    Animasi Dijeda
    Sembunyikan Gambar

    Info Cuaca

    Memuat data cuaca...

    Berikan Masukan untuk Website

    Pilih kepuasan Anda terlebih dahulu



    1. Kesesuaian informasi layanan dengan kebutuhan *

    2. Kemudahan pencarian informasi *

    3. Kemudahan penggunaan *

    4. Tampilan antarmuka (desain dan layout halaman) *