Program Studi Teknologi Pangan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Terbuka menyelenggarakan seminar pakar tentang Mikrobiom dan Pangan Masa Depan pada Senin, 4 November 2019 di Auditorium FST UT.   Acara diawali dengan pembukaan oleh Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UT, Dr.  Agus Santoso, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa seminar pakar ini diselenggarakan secara periodik untuk memperkaya keilmuan dosen dan mahasiswa dalam bidang sains dan teknologi. Materi seminar disampaikan oleh Prof. Dr. Antonius Suswanto, M.Sc yang merupakan guru besar mikrobologi dan rekayasa genetika IPB.

Dalam awal presentasinya, Prof. Antonius menjelaskan mikrobiom merupakan mikroorganisme yang berasosiasi di dalam tubuh manusia. Jumlahnya sangat banyak dan memiliki beragam jenis. Persepsi masyarakat saat ini bahwa mikroorganisme selalu dianggap buruk sehingga manusia harus steril dari mikroorganisme, padahal terdapat banyak mikroorganisme yang justru baik dan bermanfaat.  Beberapa penelitian menunjukan mikrobiom memiliki pengaruh terhadap kesehatan tubuh dan jiwa, seperti menguatkan sistem imunitas, memproteksi dari infeksi, serta memproduksi hormon serotonin yang berpengaruh terhadap rasa rileks. Mengingat manfaatnya ini maka mikrobiom perlu dijaga keseimbangannya dalam tubuh.

Prof. Antonius menjelaskan banyak cara yang dilakukan untuk memperkaya mikrobiom di dalam tubuh kita seperti melakukan kegiatan di alam bebas, meminimalisasi penggunaan antibiotik, dan mengkonsumsi makanan kaya probiotik, prebiotik, dan paraprobiotik. Lebih lanjut Prof. Antonius menjelaskan mengkonsumsi makanan hasil produk fermentasi juga dapat memperkaya mikrobiom. Indonesia sendiri memiliki beragam makanan tradional dari hasil produk fermentasi seperti tempe, tape, oncom, kecap, bika ambon, dll. Dalam sesi tanya jawab, Prof. Antonius memaparkan tentang peluang riset yang masih terbuka lebar untuk meneliti mikrobiom untuk pangan masa depan.